tokomodemku Posted on 1:00 pm

UPAYA MENGATASI

UPAYA MENGATASI

Pada awal pertemuan, perawat membacakan doa menjenguk orang sakit

 شِفَاءًلاَيُغَادِرُسَقَماً لاَشِفَاءَإِلاَّشِفَاؤُك الشَّافيِ فَأَنْتَ اشْفِ الْبَأْسَ اَذْهِبِرَبَّالنَّاسِ اللّهُمَّ

“Hilangkanlah penyakit wahai Rabb manusia dan berilah kesembuhan, sesungguhnya Engkau adalah Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali dengan kesembuhan dari-Mu, (berilah) kesembuhan total yang tidak menyisakan penyakit.”

Membimbing pasien ketika tiba waktu sholat

 قَنِتِيْنَ الِلَّهِ وَقُوْمُوْ وَالصَّلوةِالْوُسْطَ الصَّلَوتِ اعَلَى حَافِظُوْ

“Jagalah (peliharah) segala shalat(mu) dan (peliharalah) shalat wustha. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (Al-Baqarah [2]: 238).

Tata Cara Shalat Bagi Orang Sakit

  1. Diwajibkan berdiri meskipun tidak tegak atau bersandar pada dinding atau bertumpu pada tongkat
  2. Bila tidak mampu berdiri maka hendaklah sholat dengan duduk
  3. Bila tidak mampu duduk maka sholat dengan berbaring miring dengan bertumpu pada sisi tubuh sebelah kanan menghadap kiblat
  4. Jika tidak mampu berbaring maka dapat dengan telentang dan kaki menuju arah kiblat dan kepala agak ditinggikan
  5.   Jika tidak mampu juga maka sholat dengan menggunakan isyarat tubuh seperti kepala jika kepala tidak mampu maka dengan mata
  6.   Jika memang semua itu tidak mampu maka dapat sholat didalam hati
  7.   Jika orang sakit merasa kesulitan mengerjakan sholat pada waktunya, maka dibolehkan menjamak

Membimbing Pasien Untuk Bertayamum

Membimbing pasien untuk bertayamun jika pasien ingin melaksanakan ibadah shalat karena pasien belum bisa untuk terkena air karena kondisinya yang tidak memungkinkan untuk berhubungan dengan air terlebih dahulu.

 “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan sholat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, bertayammumlah dengan debu yang baik (suci) : usaplah wajahmu dan tanganmu dengan debu itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur” (Al-Maidah : 6).

Membimbing pasien membaca Al-Quran

Bimbing pasien dengan membaca Al-Quran terutama ayat-ayat dengan orang sakit, rahmat allah, dan karunia allah, dengan begitu pasien akan [3]termotivasi untuk sembuh. Dan memberikan pengertian bagi pasien supaya membaca Al-Quran daripada mengeluh atas penyakit yang dideritanya.

لْمُنْكَرِوَلَذِكْرُاللَّهِأَكْبَرُ عَنِالْفَحْشَاءِو إِنَّالصَّلَاةَتَنْهَىٰ وَأَقِمِالصَّلَاةَ مِنَالْكِتَابِ لَيْكَ إِ  مَاأُوحِيَ اتْلُ

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.“ (Al-Ankabut : 45)

Membimbing pasien untuk berpuasa

Jika kondisinya memungkinkan bagi pasien yang ingin melaksanakan ibadah puasa misalnya dibulan ramadhan. Serta memberi pengertian kepada pasien yang kondisinya tidak memungkinkan untuk melaksanakan ibadah puasa.

Mengingatkan untuk selalu berdoa kepada Allah

دَاخِرِينَجَهَنَّ سَيَدْخُلُونَ عِبَادَتِي عَنْ الَّذِينَيَسْتَكْبِرُون إِن لَكُمْ أَسْتَجِبْ رَبُّكُمُادْعُونِي وَقَالَ

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. (Ghafir : 60)

Membimbing agar selalu berdzikir kepada Allah

تَطْمَئِنُّالْقُلُوبُ أَلَابِذِكْرِاللَّهِ بِذِكْرِاللَّهِ قُلُوبُهُمْ واوَتَطْمَئِنُّآمَنُالَّذِينَ

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” Dengan berdzikir hati pasien yang tidak tenang akan menjadi lebih tanang dan akan menjadi  lebih dekat kepada Allah.

sumber :

 

https://icanhasmotivation.com/cara-beli-mobil-bekas-online/