Tingkatan Organisasi Mahluk Hidup Dan Pengertian Cagar Biosfer

Tingkatan Organisasi Mahluk Hidup Dan Pengertian Cagar Biosfer

Tingkatan Organisasi Mahluk Hidup Dan Pengertian Cagar Biosfer

Tingkatan Organisasi Mahluk Hidup Dan Pengertian Cagar Biosfer
Tingkatan Organisasi Mahluk Hidup Dan Pengertian Cagar Biosfer

Makhluk hidup yang berkembang biak di planet bumi mempunyai beberapa tingkatan organisasi, diantaranya:

Protoplasma

Protoplasma itu sendiri merupakan zat yang hidup dan berkembang biak di dalam sel, terdiri atas senyawa organik kompleks seperti lemak, protein, mineral dan sebagainya.

Sel

Sel adalah satuan terkecil dari organisme atau mahkluk hidup yang terdiri dari protoplasama dan inti yang terdapat pada membran.

Jaringan

Jaringan adalah gabungan dari beberapa sel menjadi satu jaringan yang membentuk satu bentuk dan fungsi yang sama, misalnya jaringan otot.

Organ

Organ adalah bagian dari makhluk hidup atau organisme yang mempunyai fungsi tertentu, seperti telinga pada manusia, dan lain sebagainya.

Sistem Organ

Sistem organ bisa diartikan sebagai sebuah kondisi kebersamaan atau kerja sama struktural dan fungsional secara harmonis.

Organisme

Organisme dapat disebut juga dengan makhluk hidup.

Populasi

Populasi bisa diartikan sebagai satu kelompok atau kesatuan dari organisme atau makhluk hidup sejenis yang hidup dan berkembang biak di suatu wilayah atau daerah tertentu.

Ekosistem

Ekosistem adalah suatu tatanan atau lingkungan yang menyatukan semua unsur lingkungan hidup dan dapat terbentuk untuk saling berinteraksi dan saling mempengaruhi satu sama lain.

Komunitas

Komunitas terbentuk dari bermacam populasi yang ada pada daerah tertentu.

Pengertian Cagar Biosfer

Cagar Biosfer bisa diartikan sebagai upaya untuk melindungi suatu kawasan tertentu. Kawasan tertentu dimana ekosistem yang terkandung unsur keseluruhan dialamnya tersebut dilestarikan dan dilindungi untuk kepentingan penelitian, pendidikan ataupun kepentingan yang lebih besar dimasa yang akan datang. Selain itu, tujuan dari cagar biosfer itu sendiri diantaranya:

  • Melestarikan keanekaragaman makhluk yang hidup dan berkembang biak diadalamnya, seperti keanekaragaman hayati dalam ekosisitem alam, serta menjaga keanekaragaman genetik dari mahkluk hidup agar terlestarinya proses evolusi dan perkembang biakan suatu mahkluk dapat berlangsung terus menerus.
  • Menjadi sebuah sarana bagi pendidikan ataupun penelitian untuk kehidupan makhluk yang akan datang dengan lebih baik.

Didalam biosfer terdapat beragam makhluk hidup yang berinteraksi dan hidup berdampingan dengan benda mati. Semua organisme dapat saling berhubungan dan mementuk satu kesatuan yang menguntungkan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran flora dan fauna

Ada sedikitnya dua(2) faktor yang mempengaruhi penyebaran flora dan fauna, diantaranya adalah faktor abiotik dan faktor biotik seperti keadaan tanah, iklim, ketinggian dari permukaan laut dan bumi.

Iklim

Iklim atau cuaca merupakan suatu faktor yang didalamnya meliputi keadaan suhu, kelembaban udara, dan angin. Iklim mempunyai peranan dan pengaruh yang sangat besar pada kelangsungan mahluk hidup yang ada di bumi. Contoh dari peranan iklim di bumi, cahaya matahari pada siang hari sangat dibutuhkan mahkluk hidup dalam proses kehidupan. Sinar matahari sangat diperlukan oleh tumbuhan yang berguna untuk melakukan proses fotosintesis, kelembaban udara untuk proses penyerbukan pada flora dan lain sebagainya.

Keadaan Tanah

Kontur atau keadaan tanah mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap suhu tanah, air tanah yang berpengaruh terhadap ada tidaknya air yang dalam tanah serta akar dari flora tersebut. Contoh pada daerah tropis, hidup dan berkembang biak beragam hewan dan beragam flora, pada daerah non tropis mungkin hanya terdapat satu jenis flora.

Air

Ketersediaan air dibumi sangat dipengaruhi oleh faktor curah hujan. Curah hujan sering terjadi pada iklim tropis dimana curah hujan itu sendiri mempunyai pengaruh terhadap daya serap air.

Tinggi Rendah Permukaan Bumi

Perbedaan tinggi serta rendahnya suatu wilayah sangat mempengaruhi perbedaan suhu. Perbedaan suhu itu sendiri menjadikan keanekaragaman tumbuhan serta hewan dalam suatu wilayah tertentu.

Sumber: https://www.studinews.co.id/