tokomodemku Posted on 9:06 pm

STRUKTUR DAN FUNGSI TUBUH HEWAN

STRUKTUR DAN FUNGSI TUBUH HEWAN

1.    IKAN

Ikan adalah vertebrata air. Mereka membuat lebih dari setengah dari semua spesies vertebrata. Ikan sangat penting dalam studi evolusi vertebrata karena beberapa ciri vertebrata penting berevolusi pada ikan. Ikan menunjukkan keragaman besar dalam ukuran tubuh. Mereka rentang panjang dari sekitar 8 milimeter (0,3 inci) sampai 16 meter (sekitar 53 kaki). Sebagian besar ektotermis dan ditutupi dengan sisik. Sisik melindungi ikan dari predator dan parasit dan mengurangi gesekan dengan air. Beberapa, sisik tumpang tindih memberikan penutup fleksibel yang memungkinkan ikan untuk bergerak dengan mudah saat berenangCara Ikan Beradaptasi Terhadap Air

1.    Ikan memiliki insang yang memungkinkan mereka untuk “bernapas” dan mengambil oksigen didalam air. Air masuk mulut, melewati insang, dan keluar dari tubuh melalui lubang khusus. Insang menyerap oksigen dari air saat melewati mereka.

2.    Ikan memiliki aliran tubuh berlapis. Mereka biasanya panjang dan sempit, yang mengurangi hambatan air ketika mereka berenang.

3.    Kebanyakan ikan memiliki beberapa sirip untuk berenang. Mereka menggunakan beberapa sirip mereka untuk mendorong diri melalui air dan lainnya untuk mengarahkan tubuh saat mereka berenang.

4.    Ikan memiliki sistem otot untuk gerakan. Kontraksi otot riak melalui tubuh dalam bentuk gelombang dari kepala ke ekor. Kontraksi cambuk sirip ekor terhadap air untuk mendorong ikan melalui air.

5.    Kebanyakan ikan memiliki kandung kemih berenang. Ini adalah organ seperti balon yang berisi gas. Dengan mengubah jumlah gas di dalam kandung kemih, ikan dapat bergerak ke atas atau ke bawah melalui kolom air.

Sistem Pencernaan Pada Ikan Mas

•    Di dalam rongga mulut ikan terdapat gigi-gigi dan lidah yang berfungsi untuk menelam makanan. Ikan mas tidak memiliki kelenjar ludah, tetapi memiliki kelenjar lendir yang berguna untuk membantu menelan makanan.

•    Pada proses pencernaan, makanan dari rongga mulut masuk ke kerongkongan (esofagus). Esofagus adalah permulaan dari saluran pencernaan yang berbentuk seperti pipa, mengandung lendir untuk membantu penelanan makanan. Pada ikan laut, esofagus berperan dalam penyerapan garam melalui difusi pasif menyebabkan konsentrasi garam air laut yang diminum akan menurun ketika berada di lambung dan usus sehingga memudahkan penyerapan air oleh usus belakang dan rectum (proses osmoregulasi).

•    Lambung berfungsi sebagai penampung makanan. Pada ikan yang tidak berlambung fungsi penampung makanan digantikan oleh usus depan yang dimodifikasi menjadi kantong yeng membesar. Pada ikan tak bergigi (biasanya herbivora) terdapat gizzard yang berfungsi untuk menggerus makanan. Seluruh permukaan lambung ditutupi oleh sel mucus yang mengandung mukopolisakarida yang agak asam berfungsi sebagai pelindung dinding lambung dri kerja asam klorida. Di bagian luar sel epitellium terdapat lapisan lendir sebagai hasil sekresi sel mucus tersebut. Sel-sel penghasil cairan gastric terletak di bagian bawah dari lapisan epitellium mensekresikan pepsin dan asam klorida. Berbeda dengan mamalia pada ikan pencernaan secara kimiawi dimulai di bagian lambung, bukan di bagian rongga mulut, karena ikan tidak memiliki kelenjar air liur.

•    Dari lambung, makanan masuk ke usus.

•    Usus merupakan segmen yang terpanjang dari saluran penceraan. Pada bagian depan usus terdapat dua saluran yang masuk ke dalam yaitu saluran yang berasal dari kantung empedu dan yang berasal dari pankreas. Pankreas merupakan organ yang menghasilkan enzim pencernaan dan hormon insulin. Organ yang menghasilkan empedu dalam kantong empedu adalah hati.

•    Di usus bermuara cairan empedu yang membantu proses pencernaan terutama pencernaan lemak. Di usus halus, sari-sari makanan diserap dan selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh bagian tubuh.

•    Sisa-sisa makanan yang tidak diserap dikeluarkan melalui anus.