Soal Larangan Mahasiswi Bercadar, Kopertis: Tidak Ada Masalah

Soal Larangan Mahasiswi Bercadar, Kopertis Tidak Ada Masalah

Soal Larangan Mahasiswi Bercadar, Kopertis: Tidak Ada Masalah

Soal Larangan Mahasiswi Bercadar, Kopertis Tidak Ada Masalah
Soal Larangan Mahasiswi Bercadar, Kopertis Tidak Ada Masalah

Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ)

menganggap tidak ada persoalan terkait aturan larangan mahasiswi bercadar di lingkungan kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Terlebih pendataan kepada puluhan mahasiswi bercadar tersebut dilakukan dalam rangka perbaikan kondisi akademik mahasiswa.

Kordinator Kopertis Wilayah V Bambang Supriyadi menegaskan tidak ada persoalan terkait larangan tersebut. Dari pengalamannya, memang susah untuk mengidentifikasi apakah mahasiswi yang bercadar tersebut mahasiswi UIN Sunan Kalijaga atau bukan. Meskipun, kini sudah ada teknologi berupa pendeteksi retina mata maupun sidak jari.

“Saya kira tidak ada masalah. Dan kita sudah koordinasi dengan Pemda. Untuk upayanya bagaimana menjaga NKRI, menangkal isu-isu radikalisme yang masuk ke kampus,” katanya, Kamis (8/3).

Terpisah Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ)

berpendapat kebijakan mengenai larangan penggunaan cadar di kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu sebatas untuk pembinaan saja.

“Kalau saya perlu ada kebijakan pertimbangan lagi. Pengertian saya belum melarang. Sekarang bagaimana ada tim membangun untuk berdialog bagi mereka yang bercadar,” katanya, di Hartono Mall Yogyakarta.

Sementara itu, di kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Kamis (8/3)

muncul aksi diam seseorang yang memakai cadar dari kain sarung. Sembari membawa papan tulis bertuliskan ‘Dimana Uin?’, ia berada di depan pintu masuk kampus.

 

Sumber :

https://egriechen.info/kalimat-majemuk-bertingkat/