Sikap ilmiah menurut ahli sebagai berikut :

Sikap ilmiah menurut ahli sebagai berikut :

Sikap ilmiah menurut ahli sebagai berikut :

Sikap ilmiah menurut ahli sebagai berikut :
Sikap ilmiah menurut ahli sebagai berikut :

1) Menurut Harsojo (1972)

  • Berpikir sederhana : cara menyatakan pendapat atau cara pengujian dilakukan dengan menggunakan cara yang sederhana sehingga kita tidak perlu menyulitkan diri dan tidak berputar-putar dalam menyampaikannya sehingga tidak dipandang rumit
  • Sikap tidak memihak : seorang peneliti membuat penilaian baik atau tidak baik guna mencari kebenaran, sehingga peneliti tidak diperbolehkan memutar balikkan fakta yang sebenarnya terjadi dan berpihak pada referensi tertentu.
  • Sikap sabar : seorang peniliti dituntut tidak boleh menyerah dan harus kuat menghadapi segala tekanan dalam usaha mempertahankan pendapatnya dan harus tetap berusaha mencari fakta-fakta yang lain untuk mendukung kinerja penelitiannya.

Bersikap skeptis :

harus bersikap tetap bersikap tidak mudah percaya begitu saja pada pernyataan tersebut sebelum didukung dengan adanya sumber atau data yang cukup valid.

Bersifat obyektif : menilai suatu masalah atau gejala sebagaimana adanya.

Bersifat relatif : seorang peneliti harus menguasai ilmunya, dan tidak memihak pada suatu kepentingan tertentu, serta memiliki keyakinan yang berdasarkan fakta.

Mukayat Brotowidjoyo (1985:31-34)

Berikut beberapa sikap ilmiah yang biasa dilakukan para peneliti dalam menyelesaikan masalah berdasarkan metode ilmiah antara lain :

  • Memiliki rasa ingin tahu- Jujur 
  • Terbuka 
  • Toleran 
  • Optimis 
  • Pemberani

S. Karim A. Karhami (2005)

Sikap ilmiah yang dikembangkan di dalam lingkungan sekolah :

  • Sikap Ingin Tahu ; siswa memiliki minat yang tinggi dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan
  • Sikap luwes ; siswa mampu memahami konsep baru, pengalaman baru tanpa adanya kesulitan
  • Sikap kritis ; siswa mengkaji kembali kegiatan yang sudah dilakukan
  • Sikap jujur ; siswa mampu berbuat kejujuran terhadap dirinya sendiri dan orang banyak dalam menyelesaikan pengalaman barunya.

Sumber : https://pendidikan.id/main/forum/diskusi-pendidikan/mata-pelajaran/11143-campuran-homogen-heterogen-dan-macamnya