tokomodemku Posted on 6:36 pm

SETTING GEOLOGI MALUKU

https://universitycenter.co.id/wwe-tap-mania-apk/SETTING GEOLOGI MALUKU

SETTING GEOLOGI MALUKU
Kepulauan Maluku ini merupakan ujung yang terpisah dari Sistem Pegunungan Sunda. Pada Mesosoikum jalur orogen kawasan ini masih merupakan satu kesatuan dengan Sistem Pegunungan Circum-Australia. Pada Paleozoikum akhir, orogenesa dimulai dengan penurunan geosinklin di Cekungan Banda bagian tengah. Daerah ini merupakan pusat diatrofisma. Dari sini deformasi menyebar ke arah utara (Sistem Seram) dan selatan  (Sistem Tanimbar), yang di dihubungkan oleh sektor Kai dan busur Banda yang hadir sampai Tersier. Evolusi busur banda ini secara umum sesuai dengan proses pembentukan pegunungan dari Kepulauan Indonesia.Saat ini Sistem usur Banda mempunyai anomali isostatik negatif yang kuat. Ini menunjukkan bahwa pada jalur ini terdapat energi potensial yang  diperkirakan merupakan busur inti dan kerak batuan sialik dengan densitas rendah. Busur ini belum terkonsolidasi dengan kuat, mempunyai temperatur tinggi, dan banyak mengandung gas dengan kekentalan rendah. Kondisi ini menunjukkan adanya magma aktif yang memberikan gaya vertikal jika kondisi memungkinkan.
Pada zaman Pleistochen, daratan pulau Ternate masih merupakan satu daratan dengan pulau-pulau seperti; Morotai, Halmahera, Hiri, Maitara, Tidore, Mare, Moti, Makian, Kayoa, Bacan dan sebagainya yang terletak pada rankaian gunung berapi Zone Maluku Utara. Deretan pulau-pulau ini berada di sepanjang pantai barat pulau Halmahera di Propinsi Maluku Utara. Perubahan alam yang terjadi selama ratusan-ribu tahun dan pergeseran kulit bumi secara evolusi telah membentuk pulau-pulau kecil di sepanjang “Jazirah tuil Jabal Mulku”, (Istilah yang sering dipergunakan oleh Buya Hamka). Halmahera adalah merupakan Pulau Induk dari di kawasan ini, yang menjadi dataran tertua, selain pulau Seram di Maluku Tengah.

C.STRUKTUR GEOLOGI MALUKU

Potensi hidrokarbon di Maluku bagian Utara diketahui dari kondisi tektonik dalam hal ini keberadaan cekungan – cekungan laut dalam. Terdapat 5 (lima) cekungan laut dalam Maluku Utara yaitu antara lain:
a. Cekungan Obi Utara dan Cekungan Obi Selatan
Kedua cekungan ini bentuk memanjang dengan kedalaman lebih 1000 meter. Cekungan Obi Utara berarah utara – selatan, di bagian barat dibatasi oleh patahan – patahan naik dari jalur tumbukan di Laut Maluku. Sedangkan cekungan Obi Selatan berarah timur – barat dan di batasi oleh Pulau Obi di bagian barat. Kedua cekungan ini di isi oleh material-material volkanik dan volkanik klastik serta kemungkinan batu gamping.
b. Cekungan Halmahera Utara dan Cekungan Halmahera Selatan.
Kedua cekungan ini merupakan cekungan busur belakang yang terbentuk pada “Zaman Neogen” yang didasari oleh batuan ofiolit, batuan busur gunung api serta batuan sedimen cekungan ini lebih dari 2000 meter, bentuk cekungan menyerupai jajaran genjang, sedangkan ukuran Cekungan Halmahera Selatan lebih besar dari Cekungan Halmahera Utara, yang dipengaruhi oleh batuan-batuan ofiolit dan malange yang berasal dari lengan Timur Halmahera  dan batuan-batuan volkanik dari lengan Barat Halmahera.

sumber :

 

WWE Tap Mania 17811.22.1 Apk + Mod (Big Damage)