tokomodemku Posted on 8:45 pm

Sejarah Majapahit dan Keruntuhannya 

Sejarah Majapahit dan Keruntuhannya 


Setelah Patih Gajah Mada meninggal pada tahun 1364, Raja Hayam Wuruk tidak mempunyai pengganti yang seperti dia. Dan setelah Raja Hayam Wuruk meninggal tahun 1389 pemerintahan di Majapahit mulai mengalami kemunduran. Hal ini terjadi karena terjadi perebutan kekuasaan yang terus menerus di kalangan keluarga kerajaan.

Perebutan dan berbagai konflik kekuasan yang tidak pernah berhenti, membuat Majapahit semakin lemah. Dak akhirnya melemahnya Majapahit ini dimanfaatkan oleh kerajaan Islam yaitu Kesultanan Malaka yang ada di Nusantara bagian barat. Kesultanan Malaka ini mulai menguat, terlebih dengan banyaknya pedagang muslim yang sebelumnya telah ada di wilayah Majapahit sejak sejarah Majapahit berdiri.

Kesultanan Malaka mulai melepaskan diri dari Majapahit dan memperluas wilayahnya di pertengahan abad 15. Dan dengan makin lemahnya Majapahit juga membuat sebagian besar kerajaan di bawah kekuasaan Majapahit juga mulai saling melepaskan diri.

Selain itu berdasarkan catatan sejarah, pada pertengahan abad ke-15 mulai muncul Kerajaan Islam Demak yang mulai menyerang dan menghancurkan Majapahit. Dan Kerajaan Demak ini juga semakin memantapkan kekuasaannya dan semakin besar.

Dan akhirnya sejarah Majapahit berakhir dengan menyerahkan kekuasaannya pada Adipati Unus (Kesultanan Demak) sekitar tahun 1518 – 1521. Sementara itu para pendeta, keluarga raja, para seniman, dan masyarakat Hindu lainnya banyak yang mengungsi ke Bali. Sementara itu berdasar sejarah Majapahit, masyarakat Hindu Majapahit yang masih bertahan di Jawa terpusat di daerah Tengger Jawa Timur di Gunung Bromo dan Gunung Semeru.

baca juga :