Sejarah Ilmu Hipnotis

Sejarah Ilmu Hipnotis

Sejarah Ilmu Hipnotis

Sejarah Ilmu Hipnotis
Sejarah Ilmu Hipnotis

Hipnotis modern ini diawali dengan kisah seorang pendeta Katholik bernama Gassner yang bertempat tinggal di Klosters, sebelah timur Switzerland, memiliki teori memiliki teori tersendiri dan begitu khas, yakni, menurutnya “seseorang sakit adalah karena kemasukan setan”. Oleh sebab itu, untuk dapat sembuh, setan tersebut harus segerah diusir dari diri pasien tersebut.

Hipnotis Digunakan Sebagai Metode Pengobatan

Gassner berbeda dengan pendahulunya yang menggunakan sistem hipnotis untuk penyembuhan yang memiliki sifat tertutup dari tinjauan medis, beliau malah mempunyai sifat terbuka. Ia tidak menghalangi seseorang untuk menilai metodenya. Bahkan para dokter yang ingin mengobservasi cara pengobatannya, ia dengan senang hati memperbolehkannya.

Metode pengobatan menggunakan metode hipnotis yang dilakukan Gassner agak berbeda dengan pendahulunya, dia tidak mengobati pasiennya satu demi satu, namun ia mengobati pasiennya secara masal, dan bersamaan. Dengan cara para pasiennya diminta untuk duduk berjajar secara memanjang, sepirti dalam barisan syaf.

Setelah para pasiennya siap, Gassner tidak langsung memberikan pengobatan kepada para pasiennya, namun ada seorang asisten yang lebih dulu memberikan sebuah cerama sebagai pendahul;unya. Yang salah satu isinya adalah ketika Gassner meletakkan tongkat salib dibadan pasien, maka pasien tersebut akan terjatuh kelantai dan tidak sadarkan diri. Bahkan ajaibnya, ini benar-benar terjadi.

Pada saat pasien itu tidak sadarkan diri, pasien tersebut dianggap mati dan Gassner mulai memasukkan sugesti ke pasien tersebut bahwa setan telah diusir dari tubuh sang pasien, dan ketika pasien itu sadar, maka ia dianggap terlahir kembali dalam keadaan suci dan terbebea dari pengaruh setan.

Pada tahun 1770-an

Mesmer termasuk salah satu dokter yang sering menyaksikan aksi Gassner saat memberikan penyembuhan kepada pasiennya. Hal inilah yang mungkin membuat Mesmer juga tertarik untuk mengikutinya, sehingga hipnotis juga digunakan untuk menyembuhkan pasiennya dengan menggunakan media magnet. Ia pun memperkenalkan metode hipnotis miliknya dalam setiap penyembuhan yang dilakuikannya.

Dari seorang Mesmer inilah kemudian hipnotis menyebar kecara aktif keseluruh belahan dunia. Beliau juga memiliki peran penting dalam perkembangan dan penyebaran hipnotis. Ia memperkenalkan hipnotis kebanyak wilayah, misalnya Prancis, Belgia, dan Swiss. Sehingga jangan heran kalau selanjutnya hipnotis disebut sebagai Mesmerisme.

Kemudian pada abad ke-18

James Braid seorang dokter dan penulis dari Inggris yang melakukan kajian mendalam tentang Mesmerisme. Ia mengkajinya dari sudut pandang psikologi dan dijelaskan dalam bentuk kerangka ilmiah. Hipnotis akhirnya dapat diterima sebagai salah satu metode pengobatan didunia kedokteran di Inggris pada saat itu.

Karena berhasil mempopulerkan istilah hipnotis untuk mengganti Magnetisme dan Mesmerisme, James Braid akhirnya dijuluki sebagai Bapak Hipnotis. Hipnotis kemuadian menyebar keseluruh belahan bumi dan dipelajari sampai saat sekarang ini.

Kini, Hipnotis tidak hanya digunakan dalam penyembuhan dan ritual-ritual saja. Namun lebih kebanyak aspek, salah satunya untuk hiburan yang sangat memukau. Buat sobat yang ingin mendalami hipnotis, sebaiknya menggunakannya untuk menambah ilmu dan jangan menggunakannya untuk sesuatu hal yang bisa merugikan orang lain.

Baca juga artikel: