Pixel Media Gandeng Moving Walls Perkenalkan OOH Programatis
tokomodemku Posted on 9:34 pm

Pixel Media Gandeng Moving Walls Perkenalkan OOH Programatis

Pixel Media Gandeng Moving Walls Perkenalkan OOH Programatis

Pixel Media Gandeng Moving Walls Perkenalkan OOH Programatis
Pixel Media Gandeng Moving Walls Perkenalkan OOH Programatis

MOVING Walls, penyedia teknologi iklan luar ruang global telah menandatangani kesepakatan dengan Pixel Media Inovasi, penyedia media luar rumah (OOH) di Indonesia.

Kesepakatan ini untuk memperkenalkan platform perencanaan

dan pembelian media luar ruang yang berbasis data audiens. Kerja sama kedua agensi itu dibuka ke publik pada Selasa (30/7) di Groove Suite Hotel, Jakarta.

Kemitraan keduanya bertujuan membawa transparansi dan otomatisasi ke industri periklanan. Moving Walls akan melengkapi Pixel Media Inovasi dengan manajemen inventaris berbasis cloud dan kemampuan penayangan iklan yang dinamis bersama dengan pengukuran data audiens untuk semua situs billboard mereka.

Menurut Global Media and Entertainment Outlook dari PWC, pendapatan OOH Indonesia diperkirakan akan tumbuh sekitar 10,0% CAGR menjadi 388 juta dolar AS pada 2020.

Ketika konsumen semakin terhubung dengan papan iklan yang bergerak maka menjadi cara yang andal untuk menjangkau khalayak ramai. Hal ini tentu berbeda dibandingak dengan kebanyakan saluran media tradisional.

Baca juga : Biznet Raih Indonesia Most Innovative Business Award 2019

Tren yang berkembang di Indonesia dan global adalah semakin populernya papan reklame di antara merek-merek digital pertama. Go-Jek, Traveloka, dan Grab adalah beberapa brand pembelanja terbesar.

Sama seperti merek, media itu sendiri beralih ke digital signage ketika “videotron”

mulai mendominasi lokasi lalu lintas terpadat di Jakarta.

Namun, sementara pembeli digital berduyun-duyun ke iklan luar ruang, pemilik media belum dapat menampilkan laba atas pengeluaran iklan atau memberikan metrik yang membantu pemasar meningkatkan kampanye pada masa depan.

Hal Ini adalah alasan utama mengapa, OOH hanya mewakili 6-7%

dari pengeluaran iklan global. Padahal OOH merupakan saluran media tradisional yang tumbuh paling cepat saat ini.

 

sumber :

https://teknosentrik.com/