Pengertian, hukum, dan syarat rukun wajib haji

Pengertian, hukum, dan syarat rukun wajib haji

Pengertian, hukum, dan syarat rukun wajib haji

Pengertian, hukum, dan syarat rukun wajib haji
Pengertian, hukum, dan syarat rukun wajib haji

Pengertian haji

Haji adalah berkunjung ke baitullah (Kab’bah) untuk melakukan beberapa amalan antara lain:

Wukuf, Mabit, Thawaf, sa’I dan amalan lainya pada masa tertentu, demi memenuhi panggilan Allah SWT dan mengharapkan ridha-nya.

Hukum haji

Ibadah haji di wajibkan bagi kaum muslimin yang telah mencakupi syarat-syaratnya. Ibadah haji di wajibkan baik yang kedua atau seterusnya hukumnya sunat. Akan tetapi bagi mereka yang bernazar haji menjadi wajib melaksanakannya.

Waktu mengerjakan haji

Ibadah haji dilaksanakan pada bulan haji (Dzulhijjah), yaitu pada saat jamaah haji wukuf di padang Arafat pada hari arafah, hari Nahar (10 Dzulhijah) pada hari-hari Tasyriq.

Syarat, Rukun dan wajib haji

a. syarat haji adalah

Islam
Baligh (dewasa)
Aqil (berakal sehat)
Merdeka (bukan hamba sahaya)
Istitha’ah artinya mampu , yaitu mapu melaksanakannya ibadah haji di tinjau dari segi :

#jasmani

Sehat dan kuat, agar tidak sulit melaksanakan ibadah haji

#rohani

Mengetahui dan memahami manasik haji

Berakal sehat dan memiliki kesiapan mental untuk melaksanakan ibadah haji dengan perjalanan yang jauh

#ekonomi
Mampu membayar biaya peyelenggaraan ibadah haji (BPIH) yang di tentukan oleh pemerintah

BPHI bukan berasal dari satu-satunya sumber kehidupan yang apabila di jual menyebabkan kemudaratan bagi diri dan keluarga

Memiliki biaya hidup bagi keluarga yang di tinggalkan

#keamanan

Aman dalam perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji

Aman bagi keluarga dan harta benda serta tugas dan tanggung jawab yang di tinggalkan

Tidak terhalang seperti pencekalan/mendapat kesempatan atau izin perjalanan haji termasuk mendapat kuota tahun berjalalan dari pemerintah Indonesia

Rukun haji

Rukun haji aialah rangkaian amalan yang harus dilakukan dalam ibadah dan tidak dapat diganti dengan yang lain walaupun dengan DAM.

Jika di tinggalkan maka tidak sah hajinya.

Rukun haji adalah
Ihram (niat)
Wukuf di arafah
Thawaf ifadah
Sa’i
Cukur
Tertib

wajib haji

Wajib haji ialah rangkaian amalan yang harus dikerjakan dalam ibadah haji.
Bila tidak dikerjakan sah hajinya akan tetapi harus membayar DAM. Berdosa
apabila sengaja meninggalkan dengan tidak ada uzur syar’I

Wajib haji di antaranya:

Ihram , yakni niat berhaji dan miqat
Mabit di muzdalifah
Mabit di mina
Melontar jamrah Ula, wustha dan aqabah
Thawaf wada’ (bagi yang akan meninggalkan mekkah)

Sumber: https://www.catatanmoeslimah.com/2016/05/30-doa-doa-harian-terlengkap-beserta-artinya.html