tokomodemku Posted on 11:59 am

Pendekatan Pendapatan

Pendekatan Pendapatan

Metode pendekatan pendapatan adalah pendapatan nasional hasil dari penjumlahan seluruh penerimaan yang diterima oleh pemilik faktor produksi dalam suatu negara selama satu periode/tahun.

Yang termasuk faktor produksi adalah tenaga kerja, modal, tanah, dan keahlian.

Masing-masing dari faktor produksi akan menghasilkan pendapatan yang berbeda-beda misalnya:

µ       Tenaga kerja dapat memperoleh gaji/ upah (w)

µ       Pemiik modal akan mendapatkan bunga (i)

µ       Pemilik tanah dapat memperoleh sewa (r)

µ       Keahlian atau skill dapat memperoleh laba (p)

Rumus:                        Y= r + w + i + p

  1. Pendekatan Pengeluaran

Penghitungan dengan meggunakan pendekatan pengeluaran dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran  berbagai sektor ekonomi, yaitu rumah tangga, pemerintah, perusahaan dam masyrakat luar negeri suatu negara pada periode tertentu.

Jenis pengeluaran dari masing-masing pelaku ekonomi terdiri dari

µ       Pengeluaran untuk Konsumsi (C)

µ       Pengeluaran untuk investasi (I)

µ       Pengeluaran untuk pemerintah (G)

µ       Pengeluaran untuk ekspor (X), dan impor (M)

Rumus: Y = C + I + G + (X-M)

  1. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pendapatan Nasional

Ada beragam faktor yang akan memengaruhi Pendapatan nasional dalam suatu negara, antara lain adalah:

  1. Kualitas Sumber Daya Manusia

Negara yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi tentu akan memiliki pendapatan nasional yang tinggi pula. Jepang dikenal sebagai negara yang memiliki kualitas SDM yang tinggi. Walaupun Jepangtidak memiliki banyak potensi sumber daya alam jika dibandingkan dengan Indonesia, tetapi karena kualitas SDM-nya tinggi maka Jepang mampu menghasilkan pendapatan nasional yang tinggi pula sehingga tergolong sebagai negara maju.

Ciri-ciri SDM yang memiliki kualitas tinggi adalah:

1) memiliki bekal ilmu pengetahuan yang tinggi;

2) memiliki etos kerja yang baik (rajin, disiplin, jujur, tepat waktu, dan lainlain);

3) memiliki tingkat keterampilan yang baik;

4) menguasai teknologi dan informasi (seperti teknologi komputer, internet, dan bioteknologi).

5) menyukai tantangan dan perubahan.

Jika dibandingkan dengan faktor-faktor lain yang bisa memengaruhi besar kecilnya pendapatan nasional, faktor kualitas SDM memiliki peranan yang paling besar dalam menentukan besar kecilnya pendapatan nasional. Karena, jika kualitas SDM baik maka dapat dipastikan pengelolaan dan pengendalian faktor-faktor lain untuk mencapai kemakmuran dapat terlaksana dengan baik.

sumber :

https://dogetek.co/seva-mobil-bekas/