Pembahasan Mengenai Zakat Fitrah Terlengkap

Pembahasan Mengenai Zakat Fitrah Terlengkap

Pembahasan Mengenai Zakat Fitrah Terlengkap

Pembahasan Mengenai Zakat Fitrah Terlengkap
Pembahasan Mengenai Zakat Fitrah Terlengkap

Pengertian zakat fitrah

Menururt bahasa zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan pada hari idul fitri atau menjelang hari raya idul fitri.Menurut syari`at agama islam adalah zakat yang wajib dikeluarkan bagi setiap muslim pada waktu menjelang hari raya idul fitri.

Syarat zakat fitrah

Zakat fitrah wajib dilaksanakan bagi orang-orang yang memenuhi syarat sebagai berikut :
1. Orang islam,orang tidak beragama islam tidak wajib.
2. Orang itu ada pada waktu terbenam matahari pada malam hari raya idul fitri.
3. orang itu memiliki kelebihan makanan baik untuk dirinya maupun keluarganya pada malam hari raya idul fitri.

Waktu mengeluarkan zakat fitrah

Zakat fitrah ini dibayarkan sejak awl bulan ramadhan secara takjil atau lebih cepat, sampai dengan sebelum sholat hari raya idul fitri. Waktu pembayaran zakat fitrah:
a. Waktu yang di perbolehkan zakat fitrah adalah tanggal 1 romadhon sampai dengan penghabisan bulan ramadhon sebelum terbenam matahari.
b. Waktu yang di wajibkan yaitu semenjak terbenam matahari akhir ramadhon sampai dengan sholat subuh 1 syawal.
c. Waktu yang disunahkan [afdal] ,yaitu waktu sesudah sholat subuh pada tanggal 1 syawal sampai dengan sebelum sholat idul fitri.
d. Waktu yang dimakruhkan yaitu sesudah sholat idul firtisampai sebelum terbenam matahari pada tanggal 1 syawal.
e. Waktu yang diharamkan yaitu setelah terbenamnya matahari pada tanggal 1syawal dan seterusnya jika pemberian diberikan pada waktu tersebut bukan disebut zakat fitrah . Tetapi hanya sedekah.

Ketentuan zakat fitrah

Ketentuan harta yang dikeluarkan untuk zakat fitrah ialah makanan pokok seperti ; gandum, beras, sagu dan jagung sebanyak 2,5 kg

Akibat dari orang yang tidak mengeluarkan zakat fitrah

a. Dia akan berdosa , karena zakat fitrah wajib hukumnya.
b. Puasa ramadhan yang dikerjakan kurang sempurna.
c. Dia akan menjadi orang kufur nikmat atau orang yang tidak bersyukur.
d. Sama saja memakan sebagian hak orang lain.
e. Didalam dirinya akan ter bentuk sifat kikir [baghil dan egois ].
f. Rezekinya akan sempit.

Orang-orang yang berhak menerima zakat

a. Miskin yaitu orang yang mempunyai harta atau usaha sebanyak kebutuhan atau lebih , tetapi tidak sampai mencukupi.
b. Fakir yaitu orang yang tidak mempunyai harta dan usaha, atau yang mempunya harta atau usaha yang kurang dari seperdua kecukupanya, dan tidak ada orang yang berkewajiban membeli belanjanya.
c. ’Amil yaitu semua orang yang bekerja mengurus zakat, sedangkan dia tidak mendapat upah selain dari zakat itu.
d. Muallaf , ada 3 macam:
· Orang yang baru masuk islam, sedangkan imannya belum teguh
· Orang islam yang berpengaruh dalam kaumnya,dan kita berpengharap kalau dia diberi zakat, maka orang lain dari kaumnya akan masuk islam.
· Orang islam yang berpengaruh terhadap kafir,kalau dia diberi zakat, kita akan terpelihara dari kejahatan kafir yang dibawah pengaruhnya.
e. Hamba yaitu yang dijanjikan oleh tuannya bahwa dia boleh menebus dirinya. Hamba itu diberi zakat sekedar untuk menebus dirinya.
f. Beruntung, ada 3 macam:
· Orang yang beruntung karena mendamaikan dua orang yang sedang berselisih.
· Orang yang berhutang untuk kepentingan diriya sendiri pada keperluan yang mubah atau tidak mubah,tetapi dia sudah taubat.
· Orang yang berhutang karena menjamin utang orang lain, sedangkan dia dan orang yang dijaminnya itu tidak dapat membayar hutangnya, tetapi yang pertama tetap diberi , sekalipun ia kaya.
g. Sabilillah.
h. Musafir.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/khutbah-hari-raya-idul-fitri-menjaga-hati-tiga-pesan-ramadhan/