tokomodemku Posted on 6:17 am

Macam-Macam Lingkungan Perusahaan

Macam-Macam Lingkungan Perusahaan

Sebuah perusahaan umumnya sangat tergantung dengan lingkungannya. Bahkan setelah sebuah perusahaan didirikan, maka pemilik dan pengelola harus tetap memantau lingkungannya supaya dapat mengantisipasi bagaimana permintaan dan kemungkinan perubahan biaya produksi. Lingkungan perusahaan terdiri dari:

Lingkungan sosial

Lingkungan sosial termasuk demografi, dan preferensi konsumen untuk menunjukkan kecenderungan sosial yang ditampilkan oleh sebuah bisnis. Demografi sendiri, berarti karakteristik populasi manusia atau populasi segmentasi yang spesifik, yang berubah sejalan dengan waktu, ketika proporsi anak-anak, remaja, pelanggan usia menengah, dan warga usia lanjut dalam populasi berubah, maka permintaan akan produk perusahaan juga akan berubah. Dengan demikian, permintaan akan produk yang dihasilkan oleh suatu bisnis tertentu dapat meningkat atau menurun sebagai respon terhadap perubahan dalam demografis. Misalnya, peningkatan dalam populasi usia lanjut telah mengakibatkan meningkatnya permintaan akan obat-obatan resep.

Perubahan dalam preferensi pelanggan sejalan dengan waktu juga mempengaruhi permintaaan produk yang dihasilkan. Selera sangat dipengaruhi oleh teknologi. Misalnya, ketersediaan saluran TV langgangan dapat menyebabkan beberapa pelanggan tidak lagi menyewa DVD. Ketika teknologi berkembang, permintaan akan beberapa produk meningkat, sementara permintaan produk-produk lain menurun.

  1. Lingkungan Industri

Lingkungan industri adalah serangkaian faktor-faktor yang merupakan ancaman dari pelaku bisnis baru, supplier, pembeli, produk pengganti, dan intensitas persaingan di antara para pesaing yang secara langsung mempengaruhi perusahaan.

Lingkungan industri mencerminkan suatu kondisi di dalam industri perusahaan terhadap mana perusahaan terekspos. Kondisi masing-masing industri perusahaan akan bervariasi sesuai dengan permintaan dan persaingan. Perusahaan memperoleh manfaat karena berada disuatu industri yang mengalami permintaan pelanggan yang tinggi akan produk-produknya, keuntungan akan diperoleh oleh perusahaan yang memiliki tingkat permintaan yang tinggi untuk produk yang dihasilkan. Misalnya permintaan pada produk telepon seluler yang semakin meningkat. Tetapi perusahaan yang memiliki permintaan yang tinggi juga cenderung memiliki persaingan yang ketat. Persaingan yang ketat menguntungkan konsumen karena mereka akan mendapatkan harga yang relatif rendah dari perusahaan yang bersaing, sementara dari sisi perusahaan, persaingan mengakibatkan rendahnya pendapatan dan tentu saja keuntungannya.

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/14/jasa-penulis-artikel/