Konseling dan Stres Kerja
tokomodemku Posted on 3:44 am

Konseling dan Stres Kerja

Konseling dan Stres Kerja

Konseling dan Stres Kerja

            Psikologi secara umum adalah ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia. Pada dasarnya aspek psikologi seringkali bersinggungfan secara langsung dengan semua aspek dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah peran psikologi dalam manajemen sumber daya manusia. Peranan tersebut meliputi pengembangan kepemimpinan, pengelolaan SDM menjadi lebih baik, mediator, pelatihan, prikologi, peningkatan motivasi dan moral, meningkatkan kualitas komunikasi, evaluasi, mengetahui kondisi kejiwaan, konseling, dan meningkatkan produktivitas. Konseling dilakukan untuk menemukan solusi-solusi yang dapat dipakai dalam mrngatasi penyelesaian permasalahan. Hal ini dilakukan agar permasalahan yang dialami karyawan tidak menganggu kinerja dan produktifitas yang dihasilkan oleh karyawan. Sayangnya di MAN 1 Malang tidak terdapat konseling bagi guru dan karyawan, melainkan dalam penyelesaian masalahnya guru diarahkan untuk menemui guru BK dalam melakukan penyelesaian masalahnya. Padahal dalam dunia kerja konseling sangat dibutuhkan oleh karyaawan. Terutama pada saat karyawan mengalami stres kerja, sehingga karyawan membutuhkan suatu penopang untuk menyimpan rahasia yang ada pada karyawan. Dalam menghadapai stres kerja, biasanya para guru dan karyawan di MAN 1 Malang melakukan sharing mengenai masalah yang tengah dihadapai dengan guru BK atau sesame rekan kerjanya. Dari hasil yang kami dapatkan, hal tersebut sangat efektif untuk membantu mengurangi keresahan hati yang tengah dihadapinya.

            Stres kerja yang terjadi di MAN 1 Malang biasanya terjadi karena kurang fitnya keadaan tubuh dikarenakan kelelahan, hal tersebut dapat memicu terjadinya stress dalam bekerja. Sesuai dengan yang diungkapkan oleh Cary Cooper & Alison Straw dalam Hakim (2014:132) menyatakan bahwa gejala fisik dapat dilihat dari tiga sisi, yaitu: (1) gejala fisik, seperti nafas memburu, tangan lembab, otot tegang, pencernaan terganggu, dan letih yang tidak beralasan; (2) tingkah laku (secara umum), perasaan bingung, cemas, sedih, jengkel, salah paham, gelisah, kehilangan semangat, kesulitan dalam berkomunikasi seperti berpikir jernih, hilangnya kreativitas, dan gairah dalam penampilan; (3) gejala-gejala di tempat kerja seperti kepuasan kerja rendah, kinerja turun, komunikasi tak lancer, inovasi berkurang, dan kurang produktif dalam bekerja. Jadi kondisi kesehatan karyawan dalam bekerja sangat penting, sebab jika kesehatan tubuh mengalami penurunan dapat berdampak pada kinerja, kinerja yang menurun akan mengakibatkan kurang produktivitasnya kerja dan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh pimpinan akan terasa sulit. Di MAN 1 Malang upaya yang dilakukan dalam mengurangi stress yaitu dapat melakukan sharing baik dengan sesame rekan kerja maupun guru BK, biasanya para guru dan karyawan melakukan kumpul bareng dengan rekan kerja jika terdapat waktu luang dalam bekerja misalnya pada jam-jam istirahat kerja. Selain itu, upaya yang dilakukan oleh sekolah dalam mengatasi stress pada karyawan yaitu dengan mengadakan familygathering, outbound guru, buka bersama yang dilakukan pada bulan puasa bersama para guru dan karyawan dan lain sebagainya.

sumber :
https://www.senantiasatour.co.id/dead-target-2-apk/