Idealnya, Dana BOS tak Masuk RKA

Idealnya, Dana BOS tak Masuk RKA

Idealnya, Dana BOS tak Masuk RKA

Idealnya, Dana BOS tak Masuk RKA
Idealnya, Dana BOS tak Masuk RKA

Bantuan Operasional Siswa (BOS) yang selama ini menjadi tumpuan sekolah, idealnya

tak dimasukkan dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinas Pendidikan Kota Bogor. Akan tetapi, dimungkinkan BOS memiliki program anggaran tersendiri, sehingga anggaran operasional Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor akan ditingkatkan untuk mengembangkan program program penunjang pendidikan lainnya. Hal tersebut disampaikan Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan Disdik Kota Bogor, Jajang Koswara.

Pada Tahun Anggaran 2020, Disdik Kota Bogor hanya menganggarkan RKA Rp117 miliar

. Dari angka itu, Rp40 miliar adalah anggaran dana BOS serta anggaran sarana dan prasarana mencapai Rp42 miliar. Dari dua sektor ini saja sudah menelan biaya Rp82 miliar dan anggaran itu sepenuhnya dikembalikan ke sekolah. Sedangkan sisanya Rp35 miliar digunakan untuk biaya peningkatan mutu pendidikan dan operasional rumah tangga disdik setahun.

“Biaya operasional rumah tangga itu adalah biaya operasional secara menyeluruh,

baik peningkatan mutu pendidikan, PPDB, pelatihan-pelatihan, biaya dapur rumah tangga, servis kendaraan dinas, pengadaan Alat Tulis Kantor (ATK), pengadaan makan dan minum rapat Dinas Pendidikan serta beberapa operasional lainnya, termasuk perbaikan komputerisasi, perbaikan rehab kantor dan berbagai kegiatan lainnya,” papar pria yang juga manajer BOS disdik itu, kemarin. Jajang menegaskan, Rp40 miliar dana BOS 2020 ini sudah dinaikkan sekitar Rp600 juta dari anggaran sebelumnya yakni Rp3,6 miliar. Sehingga total kenaikan anggaran disdik untuk Tahun Anggaran 2020 sebesar 10 persen. Itu pun harus disusun sesuai bujet yang ditetapkan Bappeda.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/SNJD2NS