tokomodemku Posted on 3:05 pm

Haji Anak Kecil

Table of Contents

Haji Anak Kecil

Anak kecil tidak terkena hukum wajib haji. Namun jika melaksanakan juga maka hajinya tetap sah, akan tetapi ketika dewasa nanti dia wajib mengulang hajinya. Karena haji di masa kanak-kanak tidak menggugurkan kewajiban di waktu dewasa. Hal ini berdasar hadits berikut: “setiap anak kecil yang berhaji maka dia wajib melaksanakan haji lagi ketika sudah dewasa nanti”. (HR. Thabrani)

Badal Haji

Yang dimaksud badal haji adalah menggantikan proses pelaksanaan ibadah haji orang lain yang memang wajib berhaji tapi tidak dapat melaksanakannya, seperti sakit, sudah sangat tua atau sudah meninggal dunia. Sedangkan pelaksana pengganti haji itu disayaratkan sudah pernah melaksanakan ibadah haji.Orang yang sakit, sedangkan dari segi materi dia mampu melaksanakan haji, maka hajinya dapat diwakilkan kepada orang lain. Dan apabila dia sudah sembuh, maka dia tidak wajib mengulang hajinya.

Sedangkan orang yang telah meninggal dunia, sedang dia memiliki kewajiban haji yang belum ditunaikannya atau pernah bernadzar, maka pihak keluarga mesti melaksanakan haji untuknya. Seolah-olah hal tersebut adalah hutang yang mesti dibayarnya. Hal ini berdasar pada riwayat Ibn Abbas yang berkata, “bahwa seorang wanita datang menghadap Rasulullah dan berkata: Ibuku pernah bernadzar untuk melaksanakan haji, namun belum sempat melaksanakannya dia keburu meninggal, apakah aku boleh menghajikannya? Nabi menjawab: ya, lakukanlah. Bukankah kalau ibumu memiliki hutang kamu wajib membayarnya? Bayarlah hak Allah, karena Allah lebih berhak untuk ditunaikan hak-Nya.”

SUmber: https://www.gurupendidikan.co.id/usaha-barbershop/