Fungsi Pers adalah
tokomodemku Posted on 6:16 am

Fungsi Pers adalah

Fungsi Pers adalah

Fungsi Pers adalah

Pers dapat dimanfaatkan untuk membentuk suatu opini publik atau mendesakkan kepentingan-kepentingan agar diperhatikan oleh penguasa. Penguasa hak asasi manusia dan hak setiap orang untuk memperoleh informasi merupakan suatu hak yang diakui secara universal. Sementara dalam kedudukannya sebagai media massa oers juga menjadi wahana untuk menyuarakan ekspresi (kehendak, kepentingan gagasan, dan keyakinan). Kebebasan untuk berekspresi ini adalah hak asasi yang berlaku universal. Dengan begitu kemerdekaan pers perlu memperoleh jaminan perlindungan agar hak asasi manusia tidak tertindas.

Konsep kebebasan pers mulai memperoleh perhatian besar pada abad ke-19. Hal ini dalami situasi perang dingin. Kejadian tersebut adalah; munculnya gejala persaingan antara dua ideologi besar, komunisme dan. liberalisme. Tidak mengherankan jika konsep kemerdekaan pers; kemudian berkembang sesuai dengan semangat  zaman yang dilanda persaingan kedua ideologi tersebut.

Sebelum membahas fungsi pers dalami masyarakat yang demokratis akan dibahas terlebih dahulu fungsi pers dalam kehidupan manusia.

  1. Fungsi universal (fungsi informasi).

Fungsi pers secara umum adalah sebagai  lembaga untuk memperoleh informasi dalam berbagai bidang kehidupan dan kepentingan manusia baik untuk pribadi, masyarakat, bangsa, jdan negara maupun untuk kehidupan antar bangsa (internasional).

  1. Fungsi pendidikan.

Melalui berbagai media pers, berita dimuat untuk proses pumbelajaran dengan cara memberikan berbagai informasi ilmup engetahuan, teknologi, dan keterampilan hidup (life skill).  Jadi,fungsi pendidikan dalam negara demokratis adalah sebagai media pendidikan/pembelajaran politik bagi masyarakat luas.

  1. Fungsi hiburan

Pers dapat memuat berita dan gambar yang bersifat menghibur (menyenangkan). Selain; sengaja menayangkan materi yang bertema humor atau komedi, pers juga dikemas dengan sangatmenarik. Hal ini sesuai dengan kebutuhan hidup manusia baik untuk dewasa, anak, pria, wanita, tua maupun muda.

  1. Fungsi ekonomi.

Pers dapat menyajikan berita dan gambar untuk kepentingan ekonoml, baik berita kebijakan ekonotni negara, promosi suatu komoditi barang ekonomi, bursa efek, perbankan, dan pengelolaan pers. Hal itu ditakukan oleh perusahaan dalam melahirkan kegiatan ekonomi yang cukupt potensial dan melibatkan banyak tenaga kerja.

  1. Fungsi kontrol, kritik, dan koreksi.

Kegiatan pers melalui berbagai media dapat digunakan masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan aparatur negara. Hal ini dapat dilakukan melalui penyampaian usul, saran, kritik, dan koreksi berbagai bidang kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya. hukum, agama, do sebagainya. Kusman Hidayat dalam bukunya yang berjudul

Dasar-daser Jurnalisitk/Pers menyatakan bahwa pers mempunysi empat fungsi, sobagal berikut:

  1. Fungsi pendidikan, yaitu pers membantu masyarakat meningkatkan budayanya. Segala peristiwa yang dimuat pers dapat dijadikan sebagai teladan bagi kehidupan manusia. Melalui rubrik-rubrik khusus seperti ruang kebudayaan atau ilmu pengetahuan, pers menambah pengetahuan masyarakat.
  2. Fungsi penghubung, dangan diri universalnya pers merupakan sarana lalu lintas hubungan antar manusia. Melalui, yaitu pers akan tumbuh saling pengertian atau dapat digunakan oleh lembaga-lernbaga kemasyarakatan untuk menumbuhkan kontak antar manusia agar tercipta saling pengertian dan saling tukar pandangan bagi perkembangan dan kemajuan hidup manusia.
  3. Fungsi pembentuk pendapat umum, yaitu rubrik rubrik dan kolom-kolom tertentu seperti tajuk renana, pikirah pembace, pojok, dan lain-lain merupakan suatu ruang untuk memberikan pandangan atau plkiran kepada khalayak pembaca.
  4. Fungsi kontrol. yaitu pers dapat berfungsi untuk melakukan bimbingan dan pengawasan kepada masyarakat tedtang tingkah laku yang benar atau tingkah laku yang tidak benar.

Idealisrhe yang melekat pada pers sebagai tembaga kemasyarakatan islah melakukan social control dengan manyatakan pendapathya secara babas, totapi tentu deigan perasaan tanggung jawab bila pers itu menganut social/responsibility, idealisme yang melekat pers dijabarkan dalam pelaksanaan fungsinya. seIain menyiarkan informasi juga snendidik, menghibur, dan mempengaruhi. Adapun fungsi-fungsi lain darl pers dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Fungsi menyiarkan informasi (to inform).

Menyiarkan informasi merupakan fungsi pers yang utama. Khalayak pembaca berlangganan atau membeli surat kabar karena memerlukan informasi mengenal berbagai peristiwa yang: terjadi, gagasan atau pikire,a orang lain, apa yang dikatakan orang, dan sebagainya.

  1. Fungsi mendidik (to educato).

Sebagai sarana pendidikan massa, surat kabar dan majalah memuat tulisan-tulisan yang :

mengandung pengetahuan sehingga khalayak pembaca bertambah pengetahuannya. Fungsi: mendidik ini bisa secara implisit dalam bentuk artikel atau tajuk rencana, maupun berita.

  1. Fungsi menghibur (to entertaint).

Hal-hal yang bersifat hiburan sering dimuat oleh surat kabar dan majalah untuk mengimbangi berita-berita berat (hard news) dan artikel yang berbobot: Isi surat kabar dan majalah yang bersifat hiburan bisa berbentuk cerita pendek cerita bersambung, cerita bergambar, teka-teki silang, pojok, karikatur, tidak jarang juga berita yang mengandung minat insani (human interest), dan kadang-kadang tajuk rencana.

  1. Fungsi mempengaruhi (to influence).

Fungsi mempengaruhi menyebabkan pers memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Sudah tentu surat kabar yang: ditakuti ini lalah surat kabar yang independen,  yang bebas manystakan pendapat, bebas melakukan social control. Fungsi mempengaruhi dari surat kabar, secars implisit terdapat pada tajuk rencana, opini, dan berita.

Fungsi pers dalam masyarakat demokratis adalah sebagai saluran komunikasi massa yang adil dan seimbang untuk hubungan antara pemerintah dengan rakyatnya dalam mewujudkan kesejahteraan bangsa dan negara.Keglatan pers yang bebas dan bertanggung jawab serta didukung oleh pemerintah melalui pelaksanaan undang-undang pers yang demokratis akan melahirkan model komunikasi berbagai pihak. Adapun model komunikasi ini antara (lain komunikasi dua arah bahkan multil banyak arah yang terlibat secara seimbang dan berkeadilan. Hal ini berarti komunikasi yang tidak hanya berupa penyampaian informasi satu pihak dari pemerintah kepada rakyat yang sebarusnya diketahui, didukung, dan dilaksanakan. (Akan tetapi, dari pihak rakyat dapat mengajukan pendapat, usul, saran, kritik, dan tuntutan masyarakat baik kepada pemerintah, lembaga swasta, negara lain, maupun lembaga internasional.

Bahkan, fungsi pers dapat juga melakukan transfounasi sosial dengan mengubah nilai-nilai negatif yang tidak menguntungkan bagi pembangunan sambil melestarikan nilai-nilai positif yang diperlukan. Dengan demikian, pers dapat membentuk opini publik (pendapat umum) bagi proses demokrasi yang baik dalam masyarakat Bagaimana dengan pers dindonesia? Pengertian pers di Indonesia sudah jelas sebagaimana tercantum pada UU No. 40 Tahun 1999, seperti tersurat sebagai berikut “Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, megolah, dan menyampaikan : informasi baikdalam bentuk tulisan, suara, gambar, Esuara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media : cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran g yang tenedia.


Sumber:

https://works.bepress.com/m-lukito/7/