Dandim Dan Kapolres Latih Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Majalengka

Dandim Dan Kapolres Latih Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Majalengka

Dandim Dan Kapolres Latih Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Majalengka

Dandim Dan Kapolres Latih Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Majalengka
Dandim Dan Kapolres Latih Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Majalengka

Komandan Kodim (Dandim) 0617/Majalengka Letkol Arm Novi Herdian, SH

, MM menghadiri acara Pembukaan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Universitas Majalengka Tahun 2018 di auditorium Universitas Majalengka Jln KH Abdul Halim no 103 kelurahan Majalengka Kulon kecamatan-kabupaten Majalengka, Selasa (10/4).

Acara diikuti berbagai fakultas perguruan tinggi setempat, antara lain Fakultas Teknik, FAPENDASMEN, FKIP, FISIP, Fakultas Hukum, FAI FAPERTA dan FEB.

Dalam sambutannya, Dandim 0617/Majalengka mengatakan kompetisi global yang terjadi di dunia ini harus disikapi, maka kita harus bisa menjalani roda kehidupan dengan penuh kesadaran.

“Pertumbuhan penduduk di dunia terus berkembang dan bertambah bahkan standarisasi

penduduk di dunia 3-4 Milyar. Oleh karena itu kita harus bersaing secara sehat untuk bisa hidup, akan tetapi jangan menghalalkan segala cara untuk bertahan hidup,” ujar Dandim 0617/Majelngka.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, untuk sekarang ini semua proses kegiatan apapun sudah menggunakan metode Online. “Kita sebagai manusia di zaman modern jangan sampai buta akan teknologi untuk hal yang positif,” imbaunya.

Letkol Arm Novi Herdian SH.MM menambahkan seharusnya patut bersyukur,

Negara kita sangat besar, kaya akan rempah-rempah, bahan-bahan pangan, migas dan sebagainya. Oleh karena itu kita harus bisa mengolahnya supaya bisa bermanfaat.

“Prediksi tahun 2050 GS Domestic product (GDP) Indonesia Akan menempati peringkat 4 dunia. Indonesia akan mengalami bonus Demografi 2020 – 2030 usia produktif Indonesia mencapai 160 – 180 juta orang,” pungkas Dandim 0617/Majalengka.

Pada moment yang sama, Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad, S.Ik dalam sambutannya menyampaikan kabupaten majalengka secara umum di kaca mata kepolisian masih sangat rendah kasus narkoba, tapi tidak menutup kemungkinan dengan hadirnya bandara BIJB kabupaten Majalengka, narkoba akan meningkat secara signifikan lantaran disebabkan oleh perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan hidup.

“Peredaran Narkoba/Miras di Indonesia merupakan salah satu bisnis gelap yang dilakukan oleh sekelompok orang/oknum yang ingin mengeruk keuntungan akan tetapi tidak memikirkan dampak nya,” ungkap Kapolres Majalengka
AKBP Noviana Tursanurohmad, S.Ik

Ia mengajak kepada seluruh mahasiswa agar dapat mensikapi bagaimana dampak dan bahayanya narkoba dan miras. “Tentunya kami tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan dan kerja sama yang baik dari semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/pemikiran-fase-renaissance-dan-modernisme/