Kriteria Metode Ilmiah

Kriteria Metode Ilmiah

Agama

Kriteria Metode Ilmiah Kriteria Metode Ilmiah Adapun kriteria dari metode ilmiah sebagai berikut : 1. Berdasarkan fakta Keterangan-keterangan yang ingin diperoleh dalam penelitian, baik yang akan dikumpulkan dan yang dianalisa haruslah berdasarkan fakta-fakta yang nyata. Janganlah penemuan atau pembuktian didasarkan pada daya khayal, kira-kira, legenda-legenda atau kegiatan sejenis. 2. Bebas dari prasangka Metode ilmiah harus

Pengertian Ijma', Syarat-Syarat Dan Macam-Macam Ijma' Serta Kehujjaan Ijma'

Pengertian Ijma’, Syarat-Syarat Dan Macam-Macam Ijma’ Serta Kehujjaan Ijma’

Agama

Pengertian Ijma’, Syarat-Syarat Dan Macam-Macam Ijma’ Serta Kehujjaan Ijma’ Pengertian Ijma’ Ijma’ berdasarkan istilah ushul fiqhi yakni komitmen seluruh mujtahid dikalangan umat Islam pada suatu masa setelah Rasulullah saw., wafat atas aturan syara’ terkena suatu kejadian. Apabila terjadi sesuatu insiden yang dihadapkan kepada tiruana mujtahid dari umat islam pada waktu insiden itu terjadi dan mereka

Faedah Puasa Dalam Islam

Faedah Puasa Dalam Islam

Agama

Faedah Puasa Dalam Islam   Arti Puasa Arti puasa menurut bahasa adalah menahan. Menurut syariat islam puasa adalah suatu bentuk aktifitas ibadah kepada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak terbit matahari / fajar / subuh hingga matahari terbenam / maghrib dengan berniat

Konsep Ibadah Dalam Islam

Konsep Ibadah Dalam Islam

Agama

Konsep Ibadah Dalam Islam Thaharah Setiap sendi kehidupan yang dijalani manusia mempunyai muatan ibadah di sisi Allah SWT. Di dalam terminologi fiqih. Ibadah di bedakan menjadi dua macam yaitu ibadah mahdhah dan ghairu mahdhah. Ibadah mahdhah adalah ibadah yang mempunyai tata cara tertentu dan aturan-aturan yang tertentu pula. Sedangkan ibadah ghairu mahdhah adalah ibadah yang

Penulisan Hadits pada Masa Rasulullah SAW

Penulisan Hadits pada Masa Rasulullah SAW

Agama

Penulisan Hadits pada Masa Rasulullah SAW Kegiatan baca-tulis sebenarnya sudah dikenal bangsa Arab sejak masa Jahiliyah, walaupun sifatnya belum menyeluruh. Setelah Islam datang, kegiatan membaca dan menulis ini semakin lebih digiatkan dan digalakkan, hal ini terutama adalah karena di antara tuntutan yang pertama diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui wahyu-Nya adalah perintah membaca dan

4 Pendapat dalam Mengkompromikan Hadits

4 Pendapat dalam Mengkompromikan Hadits

Agama

4 Pendapat dalam Mengkompromikan Hadits Sementara itu, ‘Ajjaj al-Khathib menyimpulkan, ada empat pendapat yang bervariasi dalam rangka mengkompromikan dua kelompok Hadits yang terlihat saling bertentangan dalam hal penulisan Hadits Nabi SAW tersebut, (‘Ajjaj al-Khathib, Ushul al-Hadits, h. 150-152) yaitu: Pertama menurut Imam Bukhari, Hadits Abu Sa’id al- Khudri di atas adalah Mawqufy dan karenanya tidak

Hadits pada Masa Sahabat dan Tabiin

Hadits pada Masa Sahabat dan Tabiin

Agama

Hadits pada Masa Sahabat dan Tabiin Kata sahabat (Arabnya: shahabat) menurut bahasa adalah musytaq (pecahan) dari kata shuhbah yang berarti orang yang menemani yang lain, tanpa ada batasan waktu dan jumlah. (M.’Ajjaj al-Khathib, Al-Sunnah Qabl al-Tadwin, Beirut: Dar al-Fikr, 1981, h. 387). Berdasarkan pengertian inilah para ahli Hadits mengemukakan rumusan mereka tentang Sahabat, sebagai berikut:

Mencerikan Tentang Kisah Fir’aun

Mencerikan Tentang Kisah Fir’aun

Agama

Mencerikan Tentang Kisah Fir’aun Kisah Fir’aun Fr’aun artinya raja, yang dimaksud raja adalah raja-raja yang memerintah dinegeri mesir zaman dahulu dan fir’aun yang memerintah dan berkuasa  pada masa Nabi Musa Alaihisallam. (mungkin) Rames II, memerintah tahun 1250 sebelum masehi. Kata-kata Fir’aun banyak disebutkan dalam Al-Quran. Fir’aun adalah termasuk orang dari sekian banyak orang atau hamba

Bercerita Tentang Kisah Istri Shalihah.

Bercerita Tentang Kisah Istri Shalihah.

Agama

Bercerita Tentang Kisah Istri Shalihah. Seorang istri menceritakan Seorang istri menceritakan kisah suaminya pada tahun 1415 H, ia berkata : Suamiku adalah seorang pemuda yang gagah, semangat, rajin, tampan, berakhlak mulia, taat beragama, dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Ia menikahiku pada tahun 1390 H. Aku tinggal bersamanya (di kota Riyadh) di rumah ayahnya sebagaimana