Calon Siswa Baru Bisa Lihat Data Pendaftaran Melalui Situs Resmi PPDB 2019

Calon Siswa Baru Bisa Lihat Data Pendaftaran Melalui Situs Resmi PPDB 2019

Calon Siswa Baru Bisa Lihat Data Pendaftaran Melalui Situs Resmi PPDB 2019

Calon Siswa Baru Bisa Lihat Data Pendaftaran Melalui Situs Resmi PPDB 2019
Calon Siswa Baru Bisa Lihat Data Pendaftaran Melalui Situs Resmi PPDB 2019

Meski tak menggunakan sistem real time dalam proses seleksi, calon peserta didik baru

dan orang tua siswa tetap dapat melihat langsung seluruh data pendaftar melalui situs resmi PPDB 2019, ppdb.disdikjabar.prov.go.id

Hal tersebut dikatakan Tim Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 Jawa Barat, Dian Peniasiani, dalam Rapat Persiapan PPDB di Aula Dewi Sartika Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, baru-baru ini.

”Dengan melihat data para pendaftar, calon peserta didik tentu bisa melakukan perbandingan

dan perkiraan mengenai kelulusannya,” kata Dian dilansir dari laman resmi disdik jabar.

Menurutnya, kebijakan tersebut adalah amanat dari Gubernur yang menginginkan para siswa dan orang tua di Jabar tidak khawatir atau gusar saat menunggu hasil seleksi PPDB.

Sementara terkait proses seleksi, lanjutnya, bisa melalui situs resmi PPDB, dimana dalam situs tersebut siswa dapat melihat jumlah kuota penerimaan di tiap satuan pendidikan.

”Ini bisa memudahkan untuk memperkirakan persentase kelulusan di masing-masing jalur.

Misalnya, sekolah A menerima sekian murid maka kita bisa memperkirakan berapa jumlah siswa yang diterima di setiap jalurnya sesuai persentase yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis,” jelasnya.

Dian mengungkapkan, tidak seperti tahun lalu, PPDB 2019 dilaksanakan melalui satu pintu dan sekali pendaftaran mencangkup tiga jalur masuk, yakni zonasi 90 persen, prestasi 5 persen, dan perpindahan 5 persen.

”Bagi mereka yang misalnya tidak diterima di pilihan pertama, otomatis akan dialihkan dan melalui proses seleksi kembali di sekolah pilihan kedua ataupun tiga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika menegaskan, sekolah negeri di Jawa Barat hanya mampu menampung 34 persen lulusan sekolah menengah pertama (SMP)/sederajat sehingga 66 persen lainnya akan dialihkan ke sekolah swasta.

”Jika sekolah negeri sudah memenuhi kuota maka akan dialihkan ke swasta. Kita yakin, banyak sekolah swasta yang memiliki kualitas bagus di Jabar,” ungkapnya.

 

Baca Juga :