tokomodemku Posted on 9:34 am

Asteroid

Asteroid

Ada banyak hal menarik yang terjadi di bintang-bintang di atas yang sangat menyenangkan bagi astronomi. Sebenarnya, alam semesta terus berubah dan bergerak. Beberapa orang akan mengatakan sesuatu yang “hidup” karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan Anda lihat pada malam pengamatan bintang tertentu.

Namun di antara sekian banyak fenomena langit, mungkin tidak ada yang semenarik saat ini ketika Anda melihat asteroid pertama Anda bergerak melintasi langit. Menyebut asteroid sebagai “bintang rock” astronomi adalah lelucon yang buruk, tetapi gambaran yang akurat tentang bagaimana penggemar astronomi melihatnya. Tidak seperti matahari, planet, dan bulan, asteroid bergerak, selalu berubah, dan ketika muncul di langit malam, mereka menarik dan bersemangat.

Seperti bintang rock, asteroid telah menerima bagian yang adil dari mitos dan pengetahuan perkotaan. Banyak yang mengaitkan kepunahan dinosaurus dengan dampak asteroid raksasa di Bumi. Teori ini memiliki kredibilitas dan, jika benar, membangkitkan beberapa gambaran yang cukup mengejutkan dan ketakutan yang mengganggu pada spesies pengekang di bumi saat ini, ras manusia.

Fakta bahwa asteroid adalah puing-puing ruang angkasa yang bergerak cepat hanya membuat pergerakan dan aktivitas mereka lebih menarik dan mengasyikkan. Tidak seperti bulan, planet, atau bintang, kemungkinan asteroid menghantam Bumi cukup masuk akal. Faktanya, ada banyak kasus asteroid kecil yang terdokumentasi melewati atmosfer kita, meninggalkan beberapa kawah yang cukup mengesankan di permukaan bumi.

Budaya populer dengan mudah menerima gagasan tentang tabrakan asteroid. Gagasan tersebut melahirkan banyak cerita fiksi ilmiah dan menambahkan gagasan bahwa bentuk kehidupan alien dapat menaiki asteroid ke dunia kita dan memulai “perang dunia”. Tapi sejauh ini konsep yang paling banyak dibahas yang telah menarik imajinasi dan ketakutan penggemar fiksi ilmiah dan masyarakat umum dalam ulasan kami Astronomi atau Astrologi adalah asteroid lain yang menghantam Bumi dan dapat memusnahkan kehidupan seperti yang diduga terjadi pada dinosaurus. . Faktanya, film “Armageddon” didasarkan pada ide dan konsep bahwa umat manusia dapat mencegah bencana ini melalui teknologi.

Tapi cara terbaik untuk menghilangkan ketakutan kita dan mengganti fiksi ilmiah dengan sains mungkin adalah pemahaman dan pengetahuan. Sebenarnya, aktivitas asteroid telah dipelajari secara ekstensif dan komunitas ilmiah yang serius telah memperoleh pengetahuan yang signifikan tentang benda-benda langit yang menakjubkan ini. Sejumlah penelitian telah dilakukan pada asteroid yang memberi kita banyak informasi tentang komposisinya dan bagaimana kita dapat memprediksi perilakunya.

Kita sekarang tahu bahwa mayoritas asteroid yang dapat kita amati berasal dari sabuk asteroid yang ada di antara Mars dan Jupiter. Dari komunitas asteroid inilah banyak asteroid terkenal muncul. Para ilmuwan telah memperoleh pengetahuan yang signifikan tentang komposisi asteroid, membaginya menjadi beberapa kelas, termasuk kelas S, yang berasal dari bagian sabuk yang paling dekat dengan Mars, kelas C, D dan V, yang diklasifikasikan berdasarkan komposisi, dan Kelas yang disebut ” Centaurus “. pola penerbangan mereka membawa mereka lebih dekat ke Jupiter dan Uranus.

Beberapa penyelidikan yang dilakukan NASA pada asteroid yang hampir terbang telah melakukan penelitian luar biasa pada benda-benda langit eksentrik ini. Pada tahun 1994, wahana Galileo datang dalam jarak 1000 mil dari asteroid Ida dan menemukan bahwa Ida sebenarnya memiliki bulannya sendiri.

Penyelidikan lain telah menembakkan penabrak ke asteroid dan bahkan mendarat di asteroid untuk memberi kita data ilmiah yang luar biasa. Ada banyak hal yang bisa dipelajari tentang asteroid dalam kecintaan kita pada astronomi, dan pengetahuan ini hanya membuat kegembiraan melihatnya di kosmos lebih menarik.