4.115 Mahasiswa Baru IPD ‘Diceramahi’ Bima Arya

4.115 Mahasiswa Baru IPD ‘Diceramahi’ Bima Arya

4.115 Mahasiswa Baru IPD ‘Diceramahi’ Bima Arya

4.115 Mahasiswa Baru IPD ‘Diceramahi’ Bima Arya
4.115 Mahasiswa Baru IPD ‘Diceramahi’ Bima Arya

Sebanyak 4.115 mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor (IPB)

mengikuti Masa Penge­nalan Kampus Mahasiswa Baru (MP­KMB) di Graha Widya Wisuda (GWW), kemarin. Hadir dalam kegiatan itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Ia mengajak mahasiswa turut ber­partisipasi menjadi bagian perubahan Kota Bogor dan menjadi pemimpin masa depan. “Saya mengajak dan mengundang mahasiswa IPB men­jadi bagian perubahan di Kota Bogor. Saya juga menantang kalian di sini maju ke depan dan mengatakan 30 tahun ke depan mau jadi apa,” kata­nya. Spontan, tiga calon mahasiswa maju ke depan podium dan secara bergantian mengatakan keinginannya 30 tahun mendatang. “Saya ingin menjadi presiden,” tegas salah satu mahasiswa.

Tak hanya itu, Bima membagi anak muda menjadi tiga golongan. Pertama

, anak muda yang masih “galau” dengan dirinya sendiri. “Ciri-cirinya, tidak tahu arah hidup mau ke mana dan mau menjadi apa,” katanya. Kedua, yakni anak muda yang asyik dengan dirinya. Mereka tidak memikirkan orang lain, tidak memikirkan kelu­arga, teman apalagi kotanya. Semen­tara ketiga menjadi golongan yang paling ia suka, yakni anak muda yang sudah selesai dengan dirinya. Me­reka sudah tahu mau ke arah mana dan mau berbuat apa untuk masa depannya. “Kalian masuk ke mana? Saya yakin kalian masuk di salah satu universitas terbaik di Indonesia. Ini merupakan golongan yang sudah selesai dengan dirinya,” ujar Bima.

Bima melanjutkan, menjadi pemim­pin masa depan tidaklah mudah. Modalnya

, memiliki kompetensi dan karakter. Untuk menjadi pemimpin masa depan, dibutuhkan 70 persen karakter dan 30 persen kompetensi. Sebab, sejarah mencatat dalam tinta emas orang-orang yang berkarakter adalah orang sukses.

“Percayalah, karakter yang akan menuntun kalian ke puncak, it’s all about character. Hidup ini bukan tentang apa yang kita tahu, tetapi siapa yang kita kenal. Hidup ini harus berjejaring dan menjaga silaturahmi,” jelasnya

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/SNTBHND