15 Teladan Rantai Masakan Di Laut, Dan Penjelasannya

15 Teladan Rantai Masakan Di Laut, Dan Penjelasannya

15 Teladan Rantai Masakan Di Laut, Dan Penjelasannya

15 Teladan Rantai Masakan Di Laut, Dan Penjelasannya
15 Teladan Rantai Masakan Di Laut, Dan Penjelasannya

Ekosistem maritim yaitu ekosistem alami yang sangat luas. Karena luasnya, ekosistem ini terbagi menjadi beberapa sub-ekosistem, baik menurut kedalamannya atau menurut jaraknya dari pantai. Karena begitu banyak, ekosistem maritim mempunyai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, terutama untuk ekosistem maritim yang masih belum tercemar. Nah, terkait dengan ekosistem maritim dan keanekaragaman hayati, pada kesempatan ini kita akan menunjukkan diskusi ihwal rujukan rantai masakan di maritim sebagai pelengkap pengetahuan untuk semua adik kandung. Tolong didengarkan!

Rantai Makanan Di Laut

Rantai masakan yaitu proses makan dan dimakan yang terjadi antara makhluk hidup secara linier mengikuti tingkat trofik tertentu. Rantai masakan juga bisa diartikan sebagai perpindahan energi biokimia antar makhluk hidup melalui interaksi makan dan makan.

Ekosistem maritim yaitu ekosistem alami yang sangat luas 15 Contoh Rantai Makanan Di Laut, Gambar, dan Penjelasannya

Di ekosistem laut, ada banyak makhluk hidup yang memangsa satu sama lain. Sedangkan untuk organisme yang bertindak sebagai produsen atau organisme yang hidup tanpa mangsa namun memperoleh masakan dengan menciptakan sendiri beberapa diantaranya yaitu alga dan fitoplankton. Nah, inilah rujukan rantai masakan di maritim dengan kedua organisme sebagai produsen.

1. Energi matahari – alga – ikan kecil – ikan besar – hiu – pengurai

Contoh rantai masakan maritim berikut yaitu rujukan yang terjadi pada ekosistem maritim dalam. Alga yang hidup dengan sedikit sinar matahari bisa menghasilkan masakan untuk pertumbuhannya. Alga kemudian dimakan oleh ikan kecil, kemudian ikan kecil dimakan ikan besar. Tak usang kemudian, ikan besar akan dimakan ikan hiu yang menjadi organisme tingkat trofik tertinggi. Setelah hiu mati, ia akan membusuk dari yang diurai oleh detritivor laut.

2. Energi matahari – fitoplankton – ikan kecil – burung bangau – ular maritim – pengurai

Contoh rantai masakan maritim berikut yaitu rujukan yang terjadi di sekitar ekosistem muara, hutan mangrove, dan kawasan pesisir. Dalam rantai masakan ini, fitoplankton bertindak sebagai organisme autotropik. Phytoplankton mengubah energi matahari menjadi substrat organik yang dipakai untuk pertumbuhannya. Fitoplantons kemudian dimakan oleh ikan kecil, kemudian ikan kecil dimakan oleh derek. Derek tidak bertindak sebagai organisme tingkat trofik tertinggi alasannya yaitu bisa dimakan ular laut.

3. Energi surya – fitoplankton – udang – ikan – singa maritim – hiu – Pengurai

Contoh lebih lanjut dari hal berikut juga terjadi di sekitar ekosistem maritim dangkal. Fitoplanton bertindak sebagai organisme produktif yang dimakan oleh udang, udang yang dimakan ikan, ikan yang dimakan singa laut, dan singa maritim yang dimakan ikan hiu. Hiu bertindak sebagai pemangsa tingkat tinggi dan membusuk sehabis tamat hidup dan pembusukan oleh detritivor.

4. Energi matahari – alga – kepiting – pelikan – manusia

Contoh terakhir yaitu rantai masakan yang diawali dengan alga sebagai organisme penghasil. Alga dimakan oleh kepiting, kepiting dimakan oleh pelikan, dan pelikan dimakan oleh manusia. Manusia dalam hal ini bertindak sebagai organisme tingkat trofi tertinggi.

Sumber: https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/06/unsur-unsur-seni-rupa-dan-penjelasannya.html